Tips Agar Pengajuan Pinjaman Modal Diterima Oleh Bank

pinjaman bank

Apakah saat ini Anda sedang membutuhkan tambahan modal tapi tidak ada saudara atau kerabat yang bisa dimintai tolong? Jika iya maka silahkan ajukan pinjaman ke lembaga keuangan seperti bank.  Ini adalah solusi terbaik bagi masalah keuangan Anda, karena bisa mendapat tambahan modal cukup besar dengan tenor lebih lama.

Sudah pernah mengajukan tapi malah ditolak oleh bank? Untuk mendapatkan modal usaha, terlebih dahulu Anda harus mengikuti semua syarat dan ketentuan dari pihak bank. Menyiapkan dokumen lengkap saja tidak cukup untuk memastikan pinjaman disetujui, dibutuhkan yang namanya trik khusus supaya bank bisa segera mencairkan pinjaman Anda. Nah, bagaimana caranya? Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

  1.     Tentukan Tujuan Pinjaman Modal

Anda harus menentukan tujuan kredit pinjaman terlebih dahulu saat akan mengajukan pinjaman modal ke bank. Berikan informasi tentang bisnis yang dimiliki dan rencana pengembangannya secara jelas dan detail. Dengan begitu pihak bank akan mengetahui kemana uang pinjaman digunakan debitur. Selain itu, Anda sebagai debitur sudah harus melakukan persiapan saat proses wawancara dengan pihak bank nanti. Mereka akan menilai sejauh mana debitur serius dan paham dengan tujuan yang dibuat untuk prospek usaha kedepannya. Saat wawancara berlangsung, pastikan Anda menjawab setiap pertanyaan dengan lugas, santai dan tenang.

  1.     Memiliki Penghasilan Tetap

Setiap bank biasanya membuat syarat pengajuan pinjaman harus memiliki penghasilan tetap setiap bulan. Karena besar kecilnya nominal penghasilan mereka nantilah yang menjadi tolak ukur pihak bank dalam memberikan modal. Pinjaman akan semakin besar apabila penghasilannya juga besar, dan berlaku untuk sebaliknya. Selain itu, maksud dari pihak bank memberlakukan syarat ini adalah guna mengurangi risiko terjadinya gagal bayar. Jika perputaran uang debitur bagus, maka besar kemungkinan bank akan menyetujui kreditnya.

  1.     Tidak Memiliki Catatan Hutang Dengan Lembaga Keuangan Manapun

Umumnya pihak bank akan menyelidiki data calon debitur di BI Checking untuk mengetahui skor kredit buruk atau bagus. Jika sebelumnya Anda pernah gagal bayar pinjaman, menunggak dan sebagainya, skor kredit akan menunjukkan hal tersebut. Makanya pihak bank sering menjadikan skor kredit sebagai bahan pertimbangan. Nah apabila skor kredit bagus, pinjaman bisa disetujui dan dicarikan untuk modal usaha.

  1.     Melengkapi Dokumen dan Persyaratan Bank

Sebagai pemberi modal, pihak bank tentu memiliki syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon debitur. Untuk itu Anda harus mendapatkan semua informasi lengkap tentang persyaratan pengajuan pinjaman, jangan sampai kurang sedikit pun. Karena hal inilah yang akan membantu kelancaran proses kredit nantinya.

Untuk syarat paling umum dari bank biasanya meminta debitur menyerahkan dokumen seperti akta pendirian dan perubahan usaha, kartu keluarga, kartu tanda pengenal, SIUP, TDP, NPWP, dokumen keuangan usaha, dan dokumen agunan. Terkait dengan syarat tambahan dari setiap bank itu beda-beda. Supaya lebih jelas, silahkan tanyakan langsung pada pihak bank yang akan dipinjam. Kemudian segera siapkan dokumen syarat tersebut untuk mempercepat persetujuan pinjaman modal.

  1.     Sesuaikan Plafon Pinjaman dengan Kemampuan Bayar

Jadilah debitur yang bijak dalam menentukan plafon pinjaman sesuai dengan kebutuhan Anda dan kemampuan membayar. Menurut perencana keuangan, angsuran cicilan per bulan yang harus dibayar debitur tidak boleh lebih dari 30% pendapatan. Hal ini juga yang menjadi faktor penentu disetujui atau tidaknya bank terhadap pinjaman Anda. Jika dinilai debiturnya masih sanggup membayar hutang, kemungkinkan pengajuan akan diloloskan oleh pihak bank.

  1.     Memiliki Usaha yang Sudah Berjalan Minimal 6 Bulan- 1 Tahun

Untuk usaha yang sudah berjalan selama jangka waktu tersebut kemungkinan akan membuat pinjaman semakin mudah disetujui bank. Itu karena usaha tersebut sudah masuk dalam kriteria penilaian, dan bukannya belum pernah beroperasi sama sekali. Apalagi jika catatan kinerjanya bagus, pihak bank tidak akan ragu memberikan modal dalam jumlah besar.

  1.     Jenis Pinjaman Agunan dengan Tanpa Agunan

Ada dua jenis pinjaman modal usaha yang ditawarkan bank, yakni dengan agunan dan tanpa agunan. Untuk jenis pinjaman agunan mengharuskan debitur menitipkan atau memberikan barang berharga kepada pihak bank sampai hutangnya lunas. Sementara untuk pinjaman tanpa agunan yang saat ini banyak dilirik masyarakat karena lebih ringan tidak mengharuskan debitur menyerahkan barang berharga atau asetnya ke bank. Pengajuan pinjaman akan tetap diproses sesuai prosedur yang berlaku, hanya saja kekurangan dari jenis pinjaman ini adalah nilainya lebih rendah dari pinjaman agunan.

Silahkan coba beberapa tips supaya pengajuan pinjaman modal diterima bank dari kami. Bagi yang belum berhasil, silahkan cari sumber pendanaan lain supaya usaha tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Saat ini sudah banyak kok lembaga keuangan selain bank yang bisa menjadi solusi untuk masalah keuangan Anda, seperti perusahaan pinjaman online atau p2p lending yang lagi ramai dibicarakan. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *