Tips Membuka Usaha Warung Kelontong

warung kelontong

Semenjak pandemi Covid-19, banyak warga Indonesia yang kehilangan pekerjaan. Hingga akhirnya sebagian dari mereka memutuskan menyambung hidup dengan cara membuka usaha kecil-kecilan. Seperti bisnis kuliner, frozen food, bahkan ada yang menekuni bisnis dropshipper atau reseller untuk mendapatkan penghasilan secara mandiri. Meskipun kecil, bisnis tersebut dapat menghasilkan keuntungan berkesinambungan.

Jika Anda memiliki pikiran yang sama, mungkin ide bisnis satu ini bisa jadi pertimbangan. Apa itu? Membuka usaha toko kelontong. Peminat toko kelontong akan selalu ada dari masa ke masa. Bagaimana tidak, usaha satu ini hanya membutuhkan modal sedikit tapi bisa memberikan keuntungan berlimpah bila sukses.

Anda dapat membuka toko kelontong yang menjual segala macam kebutuhan rumah tangga seperti susu, beras, telur minyak goreng, gula pasir yang masuk dalam kategori sembako (sembilan bahan pokok). Selain sembako barang-barang lainnya sepeti makanan ringan dan rokok juga bisa dijual. Bisnis toko kelontong bisa dibilang memiliki prospek cerah. Meskipun kehadiran toko ritel mulai menjamur di Indonesia, bukan berarti keberadan toko kelontong musnah. Terutama bagi Anda yang tinggal di daerah pemukiman padat penduduk. Tentu masih banyak pelanggan yang lebih belanja di toko kelontong daripada ritel.

Bagi Anda yang tertarik dengan usaha ini, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum membuka toko kelontong mandiri. Anda harus menyusun rencana dan strategi agar bisnis dapat berjalan lancar. Apa saja? Semuanya akan kami rangkum dalam informasi berikut.

Tips Membuka Toko Kelontong Hingga Sukses

Sebelumnya sudah kami sampaikan bahwa membuka usaha toko kelontong tidaklah memerlukan banyak modal. Karena Anda dapat memulainya dengan modal kecil saja, nah untuk mencapai kesuksesan maka dibutuhkan perhitungan yang tepat. Silahkan ikuti tips berikut ini supaya toko kelontong bisa cuan.

  1.     Riset Kebutuhan Pasar dan Tentukan Besar Modal

Coba kulik apa saja barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat sehari-harinya. Biasanya itu barang yang cepat habis pakai seperti galon air mineral, pasta gigi, sampo, sabun, beras, dan sebagainya. Dengan melakukan riset, Anda dapat memperoleh data yang akurat dan bukan sekedar berspekulasi saja. Setelah mengetahui barang-barang yang dibutuhkan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan modal awal bisnis toko kelontong.

Hal ini dimaksudkan supaya Anda lebih mudah memproyeksikan keuntungan yang didapat nanti. Keuntungan tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan toko dan bisa sekaligus menambah jenis barang yang dijual. Selain barang, Anda juga perlu menyiapkan modal untuk membeli perlengkapan toko seperti kalkulator, etalase, meja, dan sistem kasir jika ingin lebih praktis dan mudah mengurus keuangan. Pastikan Anda juga telah menyiapkan anggaran untuk keperluan yang sifatnya tak terduga atau mendadak seperti iuran lingkungan atau perbaikan kerusakan pada toko kelontong.

  1.     Survei Lokasi untuk Mencari Letak Strategis

Bisa dibilang poin ini menjadi salah satu alasan untuk seseorang membuka sebuah usaha. Memilih tempat strategis dapat menentukan kesuksesan bisnis, setuju? Makanya harga sewa rumah, ruko, toko, dan lain sebagainya yang berada di sekeliling target pasar sangat mahal. Sebagai contoh, membuka warung makan di area perkantoran.

Hal ini juga berlaku untuk usaha toko kelontong. Anda harus mengikuti keberadaan target pasar karena merupakan penentuan usaha yang baik. Jadi silahkan cari tempat yang dekat atau berada di pemukiman padat penduduk, dengan begitu akan mudah bagi calon pelanggan menjangkau toko kelontong Anda. Supaya lebih mudah dan tidak perlu keluar biaya untuk sewa, Anda dapat membuka usaha ini di depan rumah sendiri.

  1.     Dapatkan Tempat Kulakan yang Tepat

Salah satu strategi sukses usaha toko kelontong terletak pada selisih harga jual dari toko lain maupun ritel. Supaya barang yang dijual bisa murah, artinya Anda harus mendapatkan tempat kulakan tepat yang bisa dijadikan langganan. Pastikan untuk membeli barang dagangan dalam harga grosir dan diskon di tempat tersebut. Karena nantinya jumlah barang yang akan dibeli sangat banyak, bukan eceran.

  1.     Menyiapkan Gudang

Tempat penting yang tidak boleh lupa disiapkan penjual toko kelontong adalah gudang penyimpanan barang dagangan. Anda harus bisa menyetok persediaan barang untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok dalam beberapa waktu mendatang. Meskipun rumahan, sebagai pengusaha Anda tetap harus memperhitungkan hal tersebut agar keuntungan yang diperoleh semakin besar. Namun perlu diingat juga untuk menyetok barang dengan jumlah wajar. Bukan tidak mungkin Anda rugi besar karena barang-barang yang ditimbun rusah. Kalau sudah begitu bukannya untung tapi malah buntung. Stok barang sewajarnya saja di tempat penyimpanan yang bersih dan terawat.

  1.     Memberikan Pelayanan Ramah dan Memuaskan kepada Pelanggan

Walaupun Anda sebagai pemilik yang bertugas menjaga toko, maka pastikan untuk bersikap profesional dan ramah. Kepuasan pelanggan akan pelayanan itu penting, agar mereka mau datang dan kembali membeli dagangan yang dijual.

Sekian tips dari kami untuk Anda yang ingin membuka usaha warung kelontong. Semoga membantu dalam mencapai kesuksesan. Selamat mencoba.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *